Karena Ibu bahagia anakku..
Bukankah menangis itu karena sedih
Kalau berbahagia, mengapa itu tidak tertawa
Dialog itu sudah puluhan kali terdengar
Tetapi mengapa jua saya tak mengerti
Menangis karena haru
Menangis karena bahagia
Menangis karena tersentuh
Asap jalanan pagi ini terlalu pekat
Karenanya saya menangis
Bukankah menitikkan air mata itu menangis?
Drama malam ini menyedihkan
Ayahnya meninggal
Ibunya pergi
Sendiri itu mengenaskan
Dan menangislah saya
Saya terjatuh dari motor
Lecet dan tergores di kaki saya
Karenanya saya menangis, sakit
Kursor komputer berdetik satu-satu
Pagi ini Ibu pergi, tak kembali
Siang tadi adik menjerit
Esok tumpukkan tugas ini harus selesai
Saya tak menangis
Saya tak tertawa
Karena sesungguhnya
Saya tak merasakan apapun
Tidak ada komentar:
Posting Komentar