Jumat, 29 Juni 2012

Adakah yang Menangis saat Saya Mati Nanti?

Kapan kamu mati?
Seseorang dengan wajah teduh bertanya pada saya
Sore itu, saat adzan asar bergema dengan merdu
Hari hampir habis
Mungkin beberapa waktu lagi akan mati

Saya tercengang, 
Berpikir tapi tak tahu apa yang harus saya pikir
Entah,
singkat dengan sedikit ragu saya menjawab

Jalanan sore itu berdebu
Saya terbatuk, dahak berkumpul di tenggorokan
Meludah
Ah, mungkin suatu saat saya akan meludahkan nyawa

Wajah teduh itu tetap memandangi saya,
Saya rasa
Saya membuang muka
Menunggu waktu asar habis berganti maghrib

Mungkin besok saya mati
Saya berlenggang
Sampai jumpa di hari kiamat nanti, Hari

3 komentar: