Rabu, 18 Januari 2012

معالم في الطريق (Petunjuk Jalan)

Rating:★★★★★
Category:Books
Genre: Religion & Spirituality
Author:Sayyid Qutb
Pecinta bacaan pemikiran dan pecinta Islam, sudah seyogyanya membaca buku ini. Buku ini adalah master piece Sayyid Qutb diakhir hidupnya. Berisi pemikiran-pemikiran dan konsep dasarnya mengenai Islam.

Buku tipis ini berisi tiga belas bab yang meringkas Islam secara keseluruhan. Tipis tapi tidak bisa dipandang sepele dan remeh. Tulisannya lugas dan to the point membuat buku tipis berbobot sangat. Tiap-tiap babnya mengupas secara jelas Islam dan penerapannya.

Saya sangat suka buku ini! Justru karena tipisnya buku ini semakin menunjukkan bahwa esensi memang tidak memerlukan kata-kata yang berbunga dan merona. Kelugasan justru menunjukkan hal yang lebih dari yang tampak.

Buku ini memulai dengan penjelasan tentang kondisi Islam saat itu (Buku ini ditulis oleh Sayyid Qutb saat ia berada dalam penjara, kurang lebih tahun 1960an), kemudian kembali saat Islam pertama kali disebarkan hingga konsekuensinya di era yang mengglobal ini.

Cuplikan konsep yang paling saya sukai adalah konsep bahwa hanya ada dua jenis dalam dunia ini, orang Islam yang membebaskan diri dari penghambaan selainNya dan orang lain yang berada di dalam penghambaan manusia atas manusia.

Sering banyak orang tidak menyadari bahwa sebenarnya dirinya dijadikan terjajah oleh orang lain dan dirinya sendiri. Menghamba pada selainNya, entah thaghut macam apapun hingga menghambakan diri atas dirinya sendiri.

Cuplikan lain adalah mengenai tidak ada pilihan lain antara dua pilihan, menjadi muslim atau kafir. Menghambakan diri sepenuhnya pada Allah atau tidak. Entah macam apapun itu. Tidak ada pemikiran lain selain Islam dan Kafir. Islam hanyalah islam, bukan aliran-aliran yang beragam dan dibuat-dibuat. Aliran-aliran hanyalah buatan manusia, dan mereka bukanlah Islam.

Saya bisa memahami mengapa Sayyid Qutb bisa dipenjara dua kali dan kemudian mati di tiang gantungan. Kelugasan dan keeksplisitan penulisan konsepnya membuat pemerintah kebakaran jenggot karena jelas buku ini membakar dan menafikan pemerintahan yang berlangsung.

Anda tidak takut untuk berbicara? Anda berani untuk mengatakan kebenaran? Silakan membaca dan mari kita menumukan jalanNya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar